Mahasiswa FEBI meraih 10 besar finalis Debat Nasional di Riau | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Surakarta

Mahasiswa FEBI meraih 10 besar finalis Debat Nasional di Riau

14 April 2019

Arian Agung Prasetyawan adalah Salah satu mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam yang tergabung dalam tim debat IAIN Surakarta berhasil menjadi sepuluh besar finalis lomba debat nasional  dalam serangkaian event Sayembara Bidikmisi Nasional yang diadakan oleh FORMADIKSI UIN Sultan Syarif Kasim Riau. Acara tersebut diselenggarakan pada  19-23 Maret 2019 serta diikuti oleh 16 finalis yang dipilih berdasarkan tahapan seleksi esai dari PTN/PTS dan PTKIN di Seluruh Indonesia. Tim tersebut terdiri: Arian Agung Prasetiyawan dari jurusan Manajemen Bisnis Syariah/FEBI, Muhammad Fikri Mubarok dari jurusan Hukum Ekonomi Syariah/FASYA, Putri Wulansari dari jurusan Pendidikan Agama Islam/FIT. Ketiganya tergabung dalam pengurus UKM LPM Dinamika dan FORMASI IAIN Surakarta.

Kegiatan diawali dari Grand Opening dengan menampilkan Tari Persembahan khas dari Pekanbaru Riau dan Seni Ganda Pencak Silat PSHT. Pasca Grand Opening (20/03/2019) diselenggerakan Seminar LPDP dengan tema “Peran Pendidikan dalam Pembangunan Karakter Bangsa” yang diisi oleh Dodik Pranata Wijaya S.H.,L.L.M alumnus mahasiswa bidikmisi yang mendapatkan gelar Doktor of Juridical Sciences beasiswa LPDP di Georgetown Univercity USA. Beliau selaku pembicara menyampaikan kiat-kiat sebagai mahasiswa bidikmisi harus berprestasi karena itu wujud pertanggungjawaban atas dana yang telah didapat dari negara, prestasi merupakan bentuk lain dari balas budi terhadap orang tua. Selain itu pesan yang disampaikan beliau adalah sebagai “Generasi Emas Indonesia 2045” mahasiswa bidikmisi haruslah memiliki sikap determinasi yang tinggi yaitu ketika terpuruk akan terus bangkit dan memiliki tekad bulat. Di dalam seminar tersebut juga disampaikan tips dan strategi bagaimana bisa meraih beasiswa LPDP yang diambil dari pengalamannya.

Dalam kompetisi ini tim IAIN Surakarta masuk kedalam 16 tim terpilih setelah essainya menduduki peringkat keempat dalam penilaian seleksi penentuan finalis pada sebelumnya. Kompetisi debat dimulai dari babak penyisihan yang diakumulasikan nilainya dan diambil 8 besar nilai tertinggi. Pada babak penyisihan mereka bertemu dengan tim yang menjadi juara 2 pada perlombaan kali ini yaitu UIN Medan dan mendapatkan akumulasi nilai di posisi kesembilan satu tingkat di bawah tim UNS yang menempati posisi kedelapan dan dua tingkat dibawah UIN Medan yang menduduki posisi ketujuh. Babak berlanjut hingga final maka mendapati juara 1 diraih oleh Universitas Jambi, Juara 2 UIN Medan, Juara 3 UPN Jakarta, Juara harapan 1 Universitas Andalas dan Juara harapan 2 Universitas Sebelas Maret.  Capaian tersebut disyukuri oleh tim IAIN Surakarta dan tidak membuatnya patah semangat, bagi mereka kegagalan adalah proses menuju keberhasilan dan keberhasilan adalah hasil dari belajar dari kegagalan.

Ilmu dan pengalaman yang didapat dalam acara tersebut tentunya sangat berharga bagi tim dan IAIN Surakarta, karena disana berjumpa dengan mahasiswa-mahasiswa hebat yang ada di Indonesia dan sudah melalangbuana di beberapa event Nasional. Tentunya ilmu dan pengalaman tersebut bisa dibawa untuk memberikan khasanah baru untuk mahasiswa IAIN Surakarta terutama mahasiswa bidikmisi supaya bisa lebih berprestasi kedepannya. Harapannya IAIN Surakarta dapat mencetak generasi yang memiliki determinasi tinggi dan berprestasi berbekal dan belajar dari pengalaman. (arian)

Top