FEBI IAIN Surakarta Berupaya Menjadi Pioner Lembaga Wakaf Uang di PTKIN

15 May 2019

Kajian maupun praktek ekonomi Syariah khususnya di Indonesia terus mengalami perkembangan. Diantara perkembangan tersebut yaitu munculnya kesadaran para tokoh ekonomi, pegiat ekonomi syariah termasuk pemerintah berkaitan dengan salah satu ajaran Islam yaitu wakaf, yang memiliki peran ganda, yaitu sebagai bentuk ibadah dan memiliki potensi yg sangat besar bagi alternatif baru penyelesaian persoalan ekonomi. Bentuk kesadaran tersebut ditandai diantaranya dengan digaungkannya Gerakan Wakaf sebagai Instrumen pembangunan.

Menyikapi fenomena tersebut, diskusi dosen FEBI kali ini mengusung tema”peran PTKI dalam mewujudkan gerakan wakaf sebagai Instrumen pembangunan berkelanjutan”. Kegiatan diskusi ini dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 15 Mei 2019 pukul 09.00 di ruang baca FEBI IAIN Surakarta. Adapun narasumber pada diskusi dosen ini yaitu bapak Waluyo, Lc, MA, yg merupakan dosen FEBI IAIN Surakarta dengan pengalaman beliau yang telah melaksanakan berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui penerapan ajaran tentang wakaf.

Paparan materi oleh narasumber seputar konsep dasar wakaf serta perkembangan konsep pengelolaan wakaf secara modern, juga sharing pengalaman beliau dalam mendorong gerakan wakaf yang diharapkan memberikan inspirasi bagi para dosen khususnya di FEBI untuk bersinergi dalam melaksanakan kegiatan tridarma PT, khususnya dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Melalui pengabdian masyarakat yg fokus untuk menggerakkan wakaf, diharapkan kegiatan tridarma dosen di PTKIN dapat mendorong terwujudnya wakaf sebagai solusi baru instrumen pembangunan yang berkelanjutan.

Di akhir sesi diskusi tersebut Dekan FEBI menginstruksikan untuk segera membuat lembaga wakaf di bawah FEBI. Hasil musyawarah menyepakati yang menjadi ketua  Bapak Waluyo, Lc., MA. Sekretaris Bapak Rais Sani Muharrami SEI., MEI. dan Bendahara Ibu Fitri Laela SE.,MSi.

Top