Sekolah Pasar Modal Syariah bersama Bursa Efek Indonesia

Kelompok  Studi Pasar Modal (KSPM) IAIN Surakarta menyelenggarakan kegiatan Sekolah Pasar Modal Syariah (SPMS) dengan tema “Investasi Syariah Untuk Hidup Yang Lebih Berkah”. Kegiatan ini merupakan  acara puncak dari serangkaian praktikum pasar modal oleh laboratorium FEBI IAIN Surakarta. Acara ini di ikuti oleh mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam semester 5 di Graha IAIN Surakarta.  Bapak Drs. Sri Walyoto, M.M., Ph.D  selaku Dekan FEBI IAIN Surakarta menyampaikan sambutan dan membuka acara tersebut. Beliau juga berpesan bahwa sekolah pasar modal syariah selain menambah edukasi terkait investasi, peserta dapat mengimplementasikan investasi untuk menuai manfaatnya dikemudian hari. Sekolah Pasar Modal Syariah kali ini menghadirkan pemateri dari Bursa Efek Indonesia (BEI), Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), dan PT. Indo Premier Sekuritas. Ikka Wijayanti selaku Perwakilan Bursa Efek Indonesia KP Surakarta  menyampaikan bahwa musuh utama  berekonomi adalah inflasi, dari tahun ke tahun (yoy) nilai inflasi kian naik secara kontiniutas artinya harga-harga barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan terus meningkat. Investasi menjadi alternatif agar melindungi kondisi keuangan diri agar tidak tergerus oleh inflasi. Sehingga, kita dapat menikmati dan memperoleh manfaat yang akan diperoleh di masa  depan yang penuh dengan ketidakpastian. Delonika Yuki Eka Putra selaku kepala unit penelitian KSEI menyampaikan bahwa industri keuangan syariah khususnya di sektor  pasar modal syariah memiliki potensi untuk tumbuh dan berkembang. Ditandai dengan seiring bertambahnya jumlah saham syariah dan jumlah investor saham syariah kian terus bertambah. Pasar modal syariah selain dari sisi kehalalannya yang menjadi opsi investor syariah, namun imbal hasil yang ditawarkan cukup kompetitif dengan pasar modal konvensional. Wisnu Radityo Putro selaku Senior Marketing Officer PT. Indo Primier Sekuritas menyampaikan menabung tak bisa kalahkan investasi. Hanya akan membuat anda bersedih dan menyesali diri. Investasi merupakan rencana keuangan yang matang supaya masa tua tenang. Acara ini diharapkan menambah edukasi terkait investasi serta semangat untuk berinvestasi sejak dini untuk masa tua nanti kepada mahasiswa. Pada era distrupsi seperti ini, kebanyakan pemuda enggan berinvestasi lebih mementingkan gaya hidup konsumerisme. Oleh karena itu, sangat penting memanamkan gerakan investasi sejak dini. (KSPM)

 

Top