Sidang Senat Terbuka Institut Agama Islam Negeri Surakarta dalam rangka Pengukuhan Guru Besar Prof. Dr. H. Purwanto, M.Pd., telah dilaksanakan pada hari Selasa, 18 Juni 2019, bertempat di Gedung Graha IAIN Surakarta. Acara dimulai pada pukul 09.00 WIB. Beliau merupakan profesor keempat di IAIN Surakarta. Di acara pengukuhan ini Prof. Dr. H. Purwanto, M.Pd menyampaikann pidatonya yang berjudul “Pengaruh Bentuk Tes Formatif dan Kemampuan Berpikir Terhadap Hasil Belajar”.

“Pengaruh bentuk tes formatif terhadap hasil belajar tergantung kemampuan berpikir. Mahasiswa memperoleh skor hasil belajar tertentu karena mempunyai kemapuan berpikir tertentu dan memperoleh bentuk tes formatif tertentu. Mahasiswa yang mempunyai kemampuan berpikir divergen memperoleh keuntungan karena mendapatkan tes formatif berbentuk esai, dan  memperoleh kerugian dengan memperoleh tes formatif berbentuk objektif. Sebaliknya, mahasiswa yang mempunyai kemampuan berpikir kovergen, memperoleh keuntungan ketika mendapatkan tes formatif berbentuk objektif dan memperoleh kerugian ketika memperoleh tes formatif berbentuk esai. Dalam situasi kelas dengan mahasiswa yang mempunyai kemampuan berpikir yang heterogen, penggunaan kedua bentuk tes dapat memberikan keadilan dalam testing.” Ungkap Prof. Dr. H. Purwanto, M.Pd dalam pidato pengukuhannya.

Masih menurutnya bentuk tes formatif yang diberikan merupakan lingkungan di mana individu mengembangkan potensinya. Dalam tugasnya memberikan pelayanan yang bervariasi menurut kebutuhan individu pesertanya, maka penggunaan bentuk tes esai dan objektif secara bersama akan mengungkapkan aspek yang lebih kaya dan keadilan kepada semua individu yang memiliki kemampuan berpikir berlainan.