Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) bergerak mendatar pada sesi I perdagangan hari Kamis (6/2). IHSG stagnan ke level 5.977.

Indeks LQ45 -0,22% ke 974. Indeks IDX30 -0,27% ke level 533. Indeks IDX80 -0,12% ke 136. Indeks JII -0,65% ke posisi 643. Indeks Kompas100 -0,09% ke 1.221. Indeks Sri Kehati -0,14 persen ke 389. Indeks SMInfra18 -0,26 persen ke level 298.

Saham-saham teraktif: PURA, TLKM, NIKL, BBNI, EAST, JPFA, LMAS.

Saham-saham top gainers LQ45: ERAA, LPPF, BBTN, INKP, ACES, PGAS, CTRA.

Saham-saham top losers LQ45: BBRI, TLKM, BBCA, BBNI, SCMA, ADRO, TBIG.

Nilai transaksi mencapai Rp3,24 triliun. Volume trading sebanyak 31,34 juta lot saham. Investor asing membukukan beli bersih -Rp79,06 miliar.
Nilai tukar rupiah menguat +0,585 persen ke level Rp13.590 terhadap USD (12.00 PM).

Bursa Asia
Pasar saham Asia berada di jalur penguatan pada perdagangan di sesi pagi hari Kamis (6/2). Market Asia terdorong oleh penutupan perdagangan bursa Wall Street yang kembali menorehkan rekor tertinggi. Meskipun demikian para investor terus mencermati perkembangan wabah virus corona di China.

“Virus corona terus menyebar jadi pelaku pasar tetap berhati-hati. Tetapi pasar saat ini tampak berpikir bahwa akan ada pemulihan ekonomi secara cepat setelah dalam jangka pendek melemah,” kata Analis Sumitomo Mitsui DS Asset Management, Masahiro Ichikawa seperti dikutip Reuters.

Market saham Jepang menjadi motor penggerak penguatan pasar saham Asia seiring kenaikan signifikan Indeks Nikkei 225 saat sesi siang masih berlangsung. Indeks Topix naik 2,17 persen.
Bursa saham Korsel juga melaju kencang. Penguatan Indeks Kospi di bursa Korsel mendapat sokongan kenaikan harga saham Hyundai Motor yang mencapai 5 persen.

Indeks Hang Seng di bursa Hong Kong parkir di zona hijau. Demikian juga dengan pasar saham Tiongkok menuju ke zona positif. Indeks Shenzhen Composite naik 2,094 epersen dan Indeks Shenzhen Component menguat 1,94 persen.
Adapun Indeks S&P/ASX200 juga ke level positif. Data yang dirilis Badan Statistik Australia menunjukkan penjualan ritel turun 0,5 persen di periode Desember.

Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk bursa saham Jepang) naik 1,28 persen.
Indeks dolar AS menguat ke level 98,3 dibanding sesi sebelumnya pada posisi 97,9. Sementara dolar Australia menguat di posisi $0,6757 dibanding level sebelumnya sebesar $0,6741. Kurs yen melemah di level 109,93 terhadap USD dibanding level sebelumnya pada posisi 109,5.

Sumber : https://indopremier.com/newsDetail.php?jdl=Bursa_Siang__Ekspektasi_Pemulihan_Ekonomi_Angkat_Pasar_Regional__IHSG_Melandai&news_id=115487&group_news=IPOTNEWS&taging_subtype=IPSNEWS&name=&section=