FEBI News | Dunia ekonomi dan bisnis secara global turut terkena dampak akibat adanya pandemi virus corona (Covid-19). Terlebih sejak diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar dan social distancing, perilaku konsumen pun telah berubah. Pelaku bisnis harus bekerja ekstra keras untuk memasarkan produk ataupun jasa kepada konsumen agar dapat bertahan di tengah pandemi virus corona. Pemasaran online  dan digital branding pun dapat menjadi sarana komunikasi yang tepat bagi pelaku bisnis. Sehingga tidak mengherankan apabila di tengah pandemi ini, justru ada sektor bisnis yang berpotensi stabil bahkan mengalami peningkatan, salah satunya adalah marketplace. Marketplace adalah situs yang menghimpun beberapa online shop. Jadi, apabila kita membuka suatu situs marketplace, maka akan ditemukan banyak penjual yang menawarkan berbagai produk yang diinginkan dari berbagai toko. Dengan adanya marketplace, pemasaran produk dapat dilakukan dengan mudah serta peluang menjadi terbuka lebar karena produk dapat dilihat oleh calon pelanggan di seluruh Indonesia.

Oleh karena itu, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Surakarta mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat yang diprakarsasi oleh Puspa Novita Sari, S. Si, M.M. dengan tema “Pemanfaatan Marketplace sebagai Upaya Meningkatkan Penjualan Bisnis Online di Era New Normal”. Kegiatan ini diselenggarakan secara Webinar pada Sabtu, 18 Juli 2020 Pukul 10.00 WIB dengan peserta yakni pelaku bisnis baik yang sudah memiliki bisnis online maupun offline di wilayah Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo. Kegiatan webinar ini menghadirkan Ellanariana Widayani, S.E. selaku Narasumber dan Arifin Dwi Susilo, S.H. selaku Moderator. Ellanariana Widayani, S.E. adalah pemilik usaha Grosir Hijab berlabel UNIQELLAHIJAB yang merupakan Star Seller di Shopee. Kegiatan ini diselenggarakan dalam 2 (dua) sesi yakni Sesi 1 dimana Narasumber memaparkan tren dan perkembangan marketplace di Indonesia sekaligus memperkenalkan beberapa marketplace yang bisa menjadi solusi atas pemasaran produk secara online. Sedangkan pada Sesi 2, peserta diajak langsung mempraktekkan penggunaan marketplace Shopee mulai dari membuat akun, posting produk yang akan dijual, tips memberikan caption yang menarik, hingga tips dan trik untuk menjadi Star Seller di Shopee.

Melalui kegiatan ini, peserta mendapat ilmu dan masukan yang sangat bermanfaat. Seperti yang diungkapkan salah satu peserta pemilik usaha fashion pria @arjuna.cloth yang selama ini hanya memasarkan produknya melalui Instagram. Dengan webinar ini banyak tips yang bisa diperoleh bahwa menjual produk tidak hanya bisa dilakukan melalui social media, namun juga dapat dilakukan dengan menjual produk di marketplace agar dapat meningkatkan penjualan. Hal yang sama pun diungkapkan pemilik usaha toko pernak pernik homedecor di Kartasura yakni @keyz.gallery. Selama ini penjualan hanya dilakukan secara offline serta online di Instagram namun belum merambah ke marketplace. Melalui webinar ini pihaknya akan segera memasarkan produknya melalui marketplace agar produknya menjadi lebih dikenal dan dapat menjangkau target konsumen dengan penjualan yang lebih besar.

Sebagai penutup acara webinar, narasumber berpesan kepada para pelaku bisnis untuk selalu gigih dan pantang menyerah dalam menjalankan usahanya walaupun di tengah kesulitan selama pandemi Covid-19. Justru ini menjadi peluang besar bagi para pelaku bisnis dimana semenjak diberlakukannya social distancing banyak masyarakat enggan berbelanja keluar rumah sehingga lebih memilih untuk berbelanja secara online. Semoga dengan adanya kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat memotivasi seluruh pelaku bisnis untuk dapat meningkatkan penjualannya dan terus berinovasi mengikuti perkembangan jaman. (Puspa N. S.)