FEBI NEWS| Rabu, 1 Juli 2020. Melalui media Zoom, DEMA FEBI IAIN Surakarta berhasil gelar acara Sarasehan Online bersama Bapak. Dr. M. Rahmawan Arifin, S.E., M.Si, selaku Dekan FEBI dan Ibu Septin Puji Astuti, S.Si., M.T., Ph.D, selaku Wakil Dekan III Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam IAIN Surakarta. Acara ini merupakan salah satu bentuk koordinasi antar jajaran Dekanat FEBI bersama seluruh Ormawa FEBI terkait perombakan RKAKL guna menyesuaikan konsep pelaksanaan agenda ditengah wabah covid-19. Dengan mengangkat tema “Tetap Produktif dan Kreatif Meski Dilanda Covid, Sebuah Strategi Pelaksanaan Program Kerja Ormawa di masa Pandemi”, acara ini pun dihadiri oleh sejumlah perwakilan dari masing-masing ormawa dan didampingi pula oleh masing-masing pembinanya.

Dalam sambutan dan arahannya Dekan menyampaikan beberapa aspek yang harus termuat dalam kegiatan ormawa yang dilakukan secara online. Kegiatan tersebut harus mencakup tiga hal, yaitu kegiatannya berbentuk pengembangan wawasan, kompetisi dan apresiasi, kemudian publisitas dan media. Beliau juga menyampaikan terkait pendanaan, strategi dan saran penyelenggaraan acara berbentuk webinar, dan produksi film pendek bertemakan ekonomi Islam. Selanjutnya arahan dari Ibu Septin Puji Astuti, S.Si., M.T., Ph.D selaku WD 3 menambahkan terkait perombakan RKAKL dan pendanaan dari masing-masing ormawa sekaligus memberi saran kegiatan yang inovatif seperti webinar series. Pada penghujung acara, masing-masing ormawa dipersilahkan untuk mengutarakan kendala yang mereka hadapi selama menyelenggarakan kegiatan ditengah pandemi, kemudian ditutup oleh beberapa penyampaian closing statement dari masing-masing Pembina ormawa yang menghadiri acara tersebut.

Menyikapi begitu pentingnya koordinasi antar sesama ormawa dengan jajaran Dekanat demi keberlangsungan program kreatif ormawa FEBI kedepan, harapannya acara ini mampu menjadi sebuah ajang untuk pengurus ormawa saling terbuka dan lebih semangat untuk meng-upgrade kembali beberapa kegiatan yang kreatif dan inovatif meski ditengah pandemi, sehingga mampu sejalan dengan konsep yang dianjurkan oleh para Dekanat.

Redaktur: Ajeng (KJF)