FEBI News| Pandemi Covid-19 sangat berdampak pada kebutuhan air bersih rumah tangga, karena penggunaan air bersih untuk protokol kesehatan yaitu cuci tangan pakai sabun atau CTPS diharuskan menggunakan air yang mengalir. Tentu hal ini juga berdampak pada pengeluaran biaya untuk memenuhi kebutuhan air bersih rumah tangga. Pada era new normal saatnya masyarakat diberikan pengarahan tentang pentingnya CTPS akan tetapi harus tetap hemat air, sebab air bersih mengalami siklus hidrologi yang sangat panjang untuk dapat digunakan lagi sebagai air bersih. Selanjutnya, agar pengeluaran biaya untuk air bersih tidak melonjak maka dibutuhkan tips dan trik.

Oleh karena itu, agar pengeluaran biaya untuk air bersih tidak melonjak maka dibutuhkan tips dan trik yang dilaksanakan pada kegiatan pengabdian masyarakat Dosen Fakultas Ekonomi Bisnis Islam IAIN Surakarta dengan tema ”Sosialiasi Solusi Hemat Air di Era New Normal”. Acara ini diadakan pada hari Sabtu Tanggal 4 Juli 2020 di Ponorogo, Jawa Timur. Narasumber acara ini adalah Saudara Agus Wancono, S.T., M.T. selaku Konsultan Pendamping Senior Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat, dan peserta acara ini adalah beberapa perwakilan Pengurus KPSPAMS yang tergabung pada Asosiasi Kelompok Sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi “Sumber Bathoro Katong” Kabupaten Ponorogo. Acara dibuka oleh Ketua Asosiasi KPSPASM “Sumber Bathoro Katong” Kabupaten Ponorogo.

Para peserta tersebut perlu diberikan pelatihan, motivasi dan ilmu agar mereka dapat menerapkan protokol kesehatan di era new normal dengan tidak mengeluarkan biaya air bersih yang tinggi, sehingga salah satu protokol kesehatan yaitu CTPS dapat dilakukan secara optimal dan hemat. (Ronnawan Juniatmoko)