FEBI News |“Bisakah limbah rumah tangga menghasilkan rupiah?” pertanyaan tersebut akhirnya terjawab sudah ketika narasumber menyampaikan materi pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan tersebut terselenggara berkat kerja sama BSFLY (Black Soldier Fly) Klaten dengan Purwono, M.Si selaku Dosen Jurusan Manajemen Bisnis, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, IAIN Surakarta. Kegiatan ini dilaksanakan pada Ahad 12 Juli 2020,

Hadir sebagai narasumber Bapak Samaji dari Kabupaten Boyolali yang menyampaikan bahwa limbah rumah tangga seperti sisa sayuran, nasi, kulit buah, dan lain-lain digunakan sebagai sumber makanan oleh Maggot BSF (Lalat Tentara Hitam). Maggot BSF mengandung protein sekitar 40-60% dan bermanfaat untuk pakan burung, ikan, dan hewan lainnya. Bekas maggot (casgot) memiliki daya hantar listrik 11.000 µS sehingga sangat baik digunakan untuk pupuk tanaman, urban farming, dan pertanian. Sebagai perbandingan, kompos yang beredar dipasaran memiliki daya hantar listrik 450 µS. Kebutuhan maggot BSF di Jawa Tengah sebesar 10 ton/hari, sedangkan Bapak Samaji baru mampu menghasilkan 5 kwintal/hari. Oleh sebab itu beliau sangat mendukung berdirinya kelompok BSFLY lainnya. Beliau juga menyampaikan bahwa mereka perlu dukungan penuh dari Instutusi Perguruan Tinggi seperti FEBI IAIN Surakarta supaya pemanfaatan limbah rumah tangga dan budidaya manggot BSF dapat sustain.

Menurut narasumber, kegiatan yang dapat dikerjasamakan antara lain:

  1. Sistem pembukuan kegiatan usaha BSFLY Klaten
  2. Manajemen bisnis yang Syariah dan sustain (berkelanjutan)
  3. Pengembangan produk turunam maggot BSF seperti pemanfaatan cangkang, casgot, dan lain-lain supaya terukur dan tersertifikasi
  4. Keterlibatan masyarakat dalam kegiatan budidaya Manggot BSF
  5. Dampak lingkungan akibat kegiatan usaha

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dihadiri pula oleh Bapak Agus Mustawa mewakili Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kab. Klaten. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa DLHK sangat mendukung kegiatan ini dan akan menfollow up kebutuhan setiap usulan dari masyarakat khususnya BSFLY. Penyelenggara menyediakan hand sanitizer, masker, fasilitas cuci tangan dan tempat duduk dengan penerapan phisical distancing. (PWN)