FEBI News| Kamis, 01/08/2020 PESMADIN FEBI IAIN Surakarta menyelenggarakan placement test bagi mahasiswa baru. Placement test dijadwalkan pada tanggal 1 dan 2 Oktober 2020. Pada placement test kali ini diikuti oleh 1.138 mahasiswa baru dari program studi Manajemen Bisnis Syariah, Perbankan Syariah dan Akuntansi Syariah. Hal ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan mahasiswa baru FEBI IAIN Surakarta dalam membaca al-Qur’an. Hasil dari placement test ini untuk menentukan kelas-kelas pembelajaran yang akan dilakukan selama beberapa bulan kedepan.

Adapun kelas pembelajaran pesmadin nantinya akan dibagi menjadi empat kelas, yaitu kelas Bengkel, Asasi, Qira’ah dan Ulya. Pengelompokan kelas ini didasarkan pada kemampuan mahasiswa baru dalam membaca al-qur’an dan memahami ilmu tajwidnya. Untuk kelas Bengkel diperuntukkan bagi mereka yang belum mengenal sama sekali tentang tulisan dan bacaan huruf al-qur’an. Kelas Asasi diperuntukkan bagi mereka yang belum mampu melafalkan bacaan al-Qur’an dengan benar. Kelas Qira’ah diperuntukkan bagi mereka yang mampu melafalkan bacaan al-qur’an dengan benar, tetapi belum memahami tentang hukum-hukum bacaan dalam al-qur’an. Kelas Ulya diperuntukkan bagi mereka yang sudah baik dan bagus bacaan Qur’anya dan pehaman hukum tajwid.

Pelaksanaan placement test Pesmadin FEBI IAIN Surakarta pada tahun ini dilakukan secara online dan offline. Mengingat adanya pandemi Covid-19 yang mengharuskan adanya batasan dalam beraktivitas demi mengurangi potensi penyebaran virus Covid-19. Mahasiswa baru yang berada di sekitaran kampus IAIN Surakarta dapat mengikuti ujian secara offline dengan datang langsung ke kampus FEBI IAIN Surakarta. Placement test yang dilakukan secara offline tentu dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Dengan tetap memakai masker dan menjaga jarak mahasiswa baru mengikuti ujian ini dengan tertib.  Terkait dengan tempat ujian dengan tatap muka berada di ruang kelas maupun di luar kelas, namun tetap dalam lingkungan FEBI IAIN Surakarta.

Adanya placement test ini diharapkan dapat memaksimalkan kegiatan pesmadin yang nantinya dapat memberikan bekal kepada mahasiswa baru dalam menghadapi ujian Standar Kompetensi Lulusan (SKL) al-qur’an dan ibadah. Selain itu juga untuk membekali mereka pengetahuan agama dan akhlakul karimah.